Nama alat-alat kimia dan fungsinya

NO.    Nama Alat dan  Kegunaan
1    Labu Ukur
  
     Menampung dan mencampur larutan kimia.

2    Tabung Reaksi

     Menampung larutan dalam jumlah yang sedikit

3.    Beker Gelas
      Menampung bahan kimia atau larutan dalam jumlah yang banyak
4    Gelas Ukur

     Mengukur volume larutan

5    Pipet Ukur

     Mengukur volume larutan

6    Penjepit Tabung Reaksi

     Menjepit tabung reaksi selama melakukan proses pemanasan

7    Pipet Tetes
     Memindahkan beberapa tetes zat cair
8    Mortar dan Alu

     Menggerus dan menghaluskan suatu zat

9    Botol Semprot
      menyimpan aquadest dan digunakan untuk mencuci atau membilas alat-alat dan bahan
10    Cawan Porselin

     Wadah untuk mereaksikan atau mengubah suatu zat pada suhu tinggi

11    Kawat Nikrom

     Mengidentifikasi suatu zat dengan cara uji nyala

12    Erlenmeyer

     Menyimpan dan memanaskan larutan dan menampung filtrate hasil penyaringan.

13    Pembakar Spirtus

     Membakar zat atau memanaskan larutan

14    Batang Pengaduk
     Mengaduk larutan
15    Kaca Arloji

     Penutup gelas kimia , tempat menimbang bahan

16    Klem Buret
Memegang buret yang digunakan untuk titrasi
 17    Statif

    Menegakkkan corong, buret

18    Kertas saring
 Menyaring larutan

19    Rak Tabung Reaksi
Tempat tabung reaksi
20    Bola Hisap
     Menghisap larutan yang akan diukur
21    Corong
Menyaring cairan kimia

22    Kawat kasa
 Sebagai alas penyebaran panas
23    Buret

     Mengeluarkan larutan dengan volume tertentu

24    Pipet gondok
 Dipakai untuk mengambil larutan dengan volume tertentu

25    Plat Tetes
Tempat untuk mereaksikan zat dalam jumlah kecil
26    Lemari Asam
 Menyimpan larutan yang bersifat asam

27    Oven
     Mengeringkan peralatan yang akan digunakan
28    Neraca
     Mengukur jumlah zat yang diperlukan
29    Bunsen
Keperluan penggunaan api

30    Kertas indikator

     Menentukan pH larutan

31    Centrifuge
 Memisahkan dan mengendapkan padatan dari larutan

32    Eksikator

     Mendinginkan zat

33    Corong Pisah
     Memisahkan larutan dan gas
34    Mikropipet

     Memindahkan cairan dengan volume yang sangat kecil


V. Pembahasan
a. Gelas Ukur digunakan untuk megukur volume larutan dengan cara melihat meniscus secara tepat. Mata harus sejajar dengan gelas ukur, kemudian lihat bagian meniscus bawah untuk mentukan volume larutan.

b. Buret digunakan untuk mentitrasi larutan, buret dipasangkan dengan Erlenmeyer. Fungsi dari Erlenmeyer tersebut untuk menampung hasil titrasi. Tangan kanan digunakan untuk memegang dan menggoyangkan Erlenmeyer sedangkan tangan kiri untuk memegang keran buret.

c.   Labu Ukur digunakan untuk mencampur larutan. Caranya masukkan larutan ke dalam labu ukur. Simpan labu ukur di lengan tangan lalu goyangkan ke arah atas dan bawah agar larutan tercampur.

d. Lemari Asam ini cara menggunakannya harus dinyalakan terlebih dahulu tombolnya. Pintunya hanya boleh terbuka setengah badan. Gunakan masker dan sarung tangan ketika membukanya.

e.  Oven digunakan untuk mengeringkan alat-alat yang akan digunakan. Hanya untuk alat-alat yang tahan terhadap panas.

f.  Bunsen digunakan untuk keperluan penggunaan api. Selang bunsen harus dihubungkan dengan kerang yang terhubung gas agar dapat mengeluarkan api. Api yang dihasilkan bisa diatur sesuai kebutuhannya.

g. Kertas Indikator cara menggunakannnya perubahan warna yang dihasilkan kertas indikator  dicocokkan dengan table warna indikator.

h. Centrifuge cara kerjanya dengan memasukkan larutan ke dalam tabung yang berada di dalam centrifuge. Jumlah tabung tersebut tidak boleh hanya 1 karena di khawatirkan larutan yang berada dalam tabung akan menyembur.

i.  Eksikator digunakan untuk mendinginkan zat. Zat yang akan didinginkan terlebih dimasukkan ke dalam krus. Lalu masukkan krus ke dalam eksikator.

j.  Corong Pisah cara menggunakannya masukkkan larutan ke dalam corong dari atas dalam keadaan keran corong tertutup. Goyangkan corong agar larutan tercampur. Balikkan corong dan buka kerannya agar gas yang dihasilkan larutan tersebut keluar.

k. Mikropipet cara menggunakannya tekan berkali kali thumb knopnya untuk memastikan lancarnya mikropipet. Tekan thumb knopnya dan masukkan mikropipet ke dalam larutan. Tahan pipet dan lepaskan tekanan pada thumb knop agar larutan tersebut keluar.

l.  Neraca cara menggunakannnya harus dipastikan bahwa neraca tersebut berada dalam keadaan yang stabil. Tekan tombol untuk menyalakan neraca, beri alas seperti perkamen ketika akan mulai menimbang zat. Harus diperhatikan juga kapasitas minimum dan maksimum bahan yang boleh ditimbang.

Substitusi Radikal Bebas


Reaksi Substitusi
Berikut ini merupakan reaksi dimana sebauh atom pada molekul digantikan oleh atom atau atom-atom lain. Termasuk didalam substitusi radikal bebas yaitu pemutusan ikatan karbon-hidrogen pada alkana seperti:


methaneCH4
ethaneCH3CH3
propaneCH3CH2CH3
Ikatan baru nantinya membentuk sesuatu yang lain.
Juga termasuk pada alkil seperti metil dan etil.


metilCH3
etilCH3CH2
Sebagai contoh, asam etanoik berupa CH3COOH dan mengandung sebuah metil. Ikatan karbon-hidrogen sama seperti pada metan yang bisa diputuskan dan digantikan oleh atom yang lain.
Berikut ini contoh sederhana seubstitusi yaitu reaksi antara metan dan klorin dengan adanya sinar ultraviolet (atau sinar matahari).
CH4 + Cl2CH3Cl + HCl
Perhatikan bahwa atom hidrogen pada metan digantikan dengan atom klorin. Itulah yang disebut dengan substitusi.
Reaksi radikal bebas
Radikal bebas merupakan atom atau grup atom yang memiliki sebuah elektron tidak berpasangan/ bebas. Reaksi substitusi radikal bebas merupakan reaksi yang berhubungan dengan radikal bebas.
Radikal bebas dibentuk jika ikatan terbelah menjadi dua yang sama-sehingga setiap atom mendapat satu dari dua elektron yang dipakai untuk berikatan. Disebut juga sebagai pembelahan homolitik.
Untuk menunjukkan sesuatu (atom atau grup atom) merupakan radikal bebas, dituliskan dengan simbol titik untuk menunjukkan elektron yang tidak berpasangan. Sebagai contoh:


Radikal KlorinCl
Radikal MetilCH3

7 Sumber Antioksidan


Antioksidan belakangan ini sedang naik daun karena kemampuannya untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa penyakit kronis seperti jantung atau kanker juga disebut-sebut terjadi akibat ulah si radikal bebas.
Menurut, dr. Noratus Horas, dari Tirtayu Healing Center, antioksidan bisa berupa vitamin, mineral atau enzim, yang ada dalam makanan dan suplemen tertentu. Namun sayangnya, masih banyak diantara kita yang sulit untuk menerapkan pola diet (makan) sehat seperti mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Padahal sumber antioksidan justru banyak terdapat pada sayur dan buah. Berikut ini adalah 7  Super Antioksidan yang baik untuk tubuh:
Asam ellagic
Senyawa ini, banyak ditemukan dalam raspberry merah dan bisa dikatakan sebagai salah satu pelawan kanker yang paling ampuh karena memiliki sifat antimutagenik. Sebuah penelitian di Hollings Cancer Center di Medical University of South California (MUSC) menemukan bahwa asam ellagic berfungsi memperlambat pertumbuhan sel abnormal pada usus manusia dan mencegah terinfeksinya sel-sel dari human papiloma virus (HPV), yang terkait dengan kanker serviks.
Bahkan, senyawa tersebut hanya menyerang sel-sel kanker tanpa merusak sel sehat, suatu proses yang bermanfaat dalam memerangi prostat, payudara, paru-paru, kanker kerongkongan dan kulit. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa asam ellagic dapat melawan penyakit jantung, mengurangi risiko cacat lahir dan mempercepat penyembuhan luka.
Sumber: Raspberry merah, delima, stroberi, blueberry dan kenari.
Proanthocyanidins
Antioksidan ini masih termasuk keluarga flavonoid. Proanthocyanidins adalah senyawa yang memberikan warna merah dan biru pada buah, dan telah terbukti bermanfaat untuk memperkuat kapiler, memperbaiki penglihatan dalam gelap, mendukung integritas dinding pembuluh darah dan mencegah pembekuan darah. Proanthocyanidins dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker, dan melindungi terhadap infeksi saluran kemih.
Sumber: Kismis, biji anggur, kulit buah anggur, bilberry, cranberry, kismis hitam, teh hijau, teh hitam, kulit kayu pinus, kakao.
Glutation
Glutation adalah molekul yang sangat kecil dan merupakan antioksidan yang paling penting karena berada di dalam sel. Molekul ini mampu menetralisir radikal bebas, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu hati mengeluarkan racun dari tubuh. Glutation sering disebut "master antioksidan" karena berfungsi sebagai regulator dan regenerator dari kekebalan sel dan agen detoksifikasi yang paling berharga dalam tubuh manusia. Rendahnya tingkat glutation dalam tubuh erat kaitannya dengan disfungsi hati, disfungsi kekebalan tubuh, penyakit jantung, penuaan dini dan kematian.
Sumber: Susu kambing, whey protein, asparagus, alpukat, peterseli, brokoli. Polyphenol
Mikronutrien ini mewakili kelompok besar antioksidan yang termasuk flavonoid dan anthocyanidins. Menurut sebuah penelitian di American Journal of Clinical Nutrition, senyawa ini telah terbukti mencegah kondisi degeneratif, termasuk kanker dan penyakit kardiovaskular dan neurodegeneratif.
Sumber: Stroberi, teh hijau, teh hitam, kulit anggur, anggur merah, bawang, brokoli, sayuran hijau, apel, blueberry, kakao (buah-buahan dan sayuran semua sebagian mengandung beberapa polifenol)
Vitamin E
Bentuk yang paling populer dari vitamin E adalah alpha-tokoferol, disamping juga gamma-tokoferol. Sebuah studi dalam Journal of National Cancer Institute menemukan bahwa risiko kanker prostat turun secara signifikan dengan tingkat tinggi vitamin E. Diketahui bahwa pria dengan tingkat alfa-tokoferol yang tinggi dalam darah, 51 persen lebih rendah mengembangkan kanker prostat. Sementara orang yang tinggi tingkat gamma-tokoferol dalam darah, 43 persen lebih rendah terkena penyakit tersebut.
Sumber: Kacang-kacangan, minyak sayur, minyak gandum, sayuran hijau.
Karotenoid
Karetenoid adalah mikronutrien larut dalam lemak, yang dikenal dengan sebutan beta-karoten (yang dapat dikonversi menjadi vitamin A dalam tubuh). Mikronutien ini dipercaya ampuh melawan radikal bebas, menghambat dan mencegah kanker serviks, paru-paru, prostat, usus besar, endometrium dan kanker esofagus.
Sumber: jeruk, sayur dan buah berwarna hijau tua dan kuning, seperti kentang manis, aprikot, lobak, wortel, melon, labu dan tomat. Telur dan spirulina juga sumber yang baik.
Ozon: Ozon adalah super antioksidan dan super-detoks yang selektif menghilangkan virus, bakteri, logam beracun, dan patogen lain dari tubuh. Terapi ozon efektif untuk mengobati berbagai penyakit seperti lupus, rematik, skleroderma, eksim, jerawat, Lyme, kelelahan kronis, dan kondisi  lain yang tak terhitung. Ozon bahkan telah digunakan untuk mengobati kanker di seluruh dunia selama 50 tahun terakhir, dengan tingkat keberhasilan yang mengesankan.

KIMIA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI BAG.2


2.      Nitrogen
Nitrogen terdapat dalam bentuk unsur bebas di udara (78% volume), sebagai ammonia yang berasal dari senyawa – senyawa nitrogen, serta dalam beberapa mineral, seperti kalium nitrat
Nitrogen banyak terdapat di alam sebagai N2 karena molekul ini sangat stabil. Kesetabilan N2 disebabkan oleh kekuatan ikatan rangkap 3
: N = N:
Energi ikatan N2 sangat tinggi, yaitu 946 kj/mol

  1. Sifat Nitrogen
1)      Berwujud gas pada suhu kamar (25ºC), tidak berbau, tidak reaktif, dan tidak berwarna
2)      Massa jenis nitrogen 0,96g/m³ (padatan), titik didih –195,8ºC, dan titik leleh -120ºC
3)      Sukar bereaksi karena ikatannya yang kuat (energi iakatannya sangat besar). N2 hanya bereaksi pada suhu yang tinggi

  1. Pembuatan Nitrogen
1)      Dalam labolatorium dibuat dengan memanaskan larutan NH4Cl dan larutan
NaNO2. NH4Cl(aq) + NaNO2(aq) à NaCl(aq) + 2H2O(i) + N2(g)
2)      Dapat juga dibuat dengan reaksi
2NH3 + 3CuO à 3Cu + 3H2O + N2(g)
2Cu + 2NO à 2CuO + N2(g)
3)      Dalam industri, dibuat dengan distilasi bertingkat udara cair
Pembuatan nitrogen dan Oksigen dari udara
Mula-mula bebas debu dimasukan kedalam kolam pendingin dengan tujuan menghilangkan uap air dan CO2 karena CO2 dan uap air akan memadat.Kemudian,udara tersebut dimasukan ke kolam penyaring yang berisi basa, yaitu NaOH dan CaO dengan tujuan menyarap sisa-sisa uap air. CO2 yang tersisa di serap dengan silica gel. Selanjutnya, udara bebas GO2dan uap air dicairkan melalui kompresor tekanan tinggi. Udara cair itu dimasukan kekolam distilasi, kemudian dipanaskan sehingga udara cair tersebut mendidih. Berdasarkan titik didihnya, oksigen, argon, dan nitrogen dapat dipisahkan. 

  1. Penggunaan Nitrogen
1)      Nitrogen sebagai bahan baku untuk pembuatan ammonia (NH3).
2)      Nitrogen cair digunakan sebagai pendingin untuk membuat suhu yang sangat rendah.
3)      Nitrogen digunakan untuk melepaskan oksigen dalam:
a.       Pembuatan larutan injeksi.
b.      Penyimpanan buah – buahan dan sayuran sehingga tidak cepat busuk dalam kemasan kaleng.
c.       Industri yang menginginkan udara tanpa oksigen, misalnya industri elektronika canggih.
d.      Penyimpanan produk yang mudah terbakar. 

  1. Penggunaan Senyawa Nitrogen
1)      Amonia (NH3)
Amonia adalah gas yang baunya sangat menyengat dan mudah mencair, titik didih –33ºC dan titik beku –78ºC. Amonia dibuat menurut proses Haber. FritZ Haber adalah  pemenang hadih nobel untuk pembuatan amnia dari nitrogen dan hydrogen.
N2(g)+3H2 (g)-2NH3(g)
Selanjutnya, proses Haber ini di kembangkan oleh Carl Bosch, dengan menemukan metode pada tekanan tinggi. Dengan demikian, sekarang ini proses pembuatan amonia disebut proses Haber Bosch.
Penggunaan amonia 
a.       Untuk pembuatan pupuk urea (CO(NH2)2) dan ZA (Zwvelamonia) ((NH4) 2SO4).
b.      Untuk membuat amonium klorida(NH4Cl)pada baterai.
c.       Untuk membuat asam nitrat (HNO3).
d.      Sebagai pendingin dalam pabrik es.
e.       Untuk membuat hidrazin (N2H4)sebagai bahan bakar roket.
f.       Untuk bahan dasar pembuatan bahan peledak ,kertas pelastik,dan detergen.

2)      Asam Nitrat (HNO3)
Pembuatan amona adalah dengan proses Oswald. Mula-mula amonia dioksidasi,
4NH3(g) + 5O2(g) à 4NO(g) + 6H2O(g)
2NO(g) + O2(g) à @NO2(g)
4NO2(g) + O2(g) + 2H2O(i) à 4HNO3(aq)

Penggunaan asam nitrat
a.       Untuk membuat pupuk amonium nitrat (NH4NO3).
b.      Peluncuran peluru kendali, menggunakan asam nitrat dan dimetilhidrazin, (CH3)2NNH2.
c.       Untuk membuat bahan peledak, misalnya TNT (trinitrotoluene), nitroligserin, dan nitroselulosa.
d.      Sebagai nitrasi senyawa organic yang di gunakan untuk produksi zat warna , obat-obatan , pertisida, dan detergan.
3)      Garam Nitrat
Penggunaan garam nitrat sangat luas, misalnya dalam pabrik zat warna, bahan farmasi, fotografi, zat pemutih, dan pengawet.
Pengunaan garam nitrat 
Pupuk
Produk medis
NH4NO3
NaNO3
Ca(NO3)2
KNO3
NaNO3
Fe(NO3)2
Hg2(NO3)2           
Hg(NO3)2
Zn(NO3)2
Kembang api
Germisida,fungisida, inteksida  
Ca(NO3)2merah
Ba(NO#)2hijau
Sr(NO3)2merah
NaNO3 kuning
NH4NO3
Cu(NO3)2
Bahan peledak
Cat rambut
NH4NO3
NaNO3
Ca(NO3)2
Ba(NO3)2
AgNO3
Co(NO3)2
Zat warna
Pengawet makanan            
NaNO3
Pb(NO3)2KNO3
Cu(no3)2
Zn(NO3)2
NaNO3
Oksidator padat dalam roket
NaNO3
KNO3
NH4NO3

  1. Siklus NitrogenKetika kita bernapas, gas oksigen masuk ke paru-paru dan keluar dari paru-paru tanpa mengalami perubahan apa apa karena  N2 sangat tidak reaktif. Tubuh memperoleh nitrogen dari makanan, bukan dari udara. Di dalam, nitrogen di ikat oleh mahluk hidup dalam bentuk senyawa bukan unsur bebas, kemudian di kembalikan lagi ke alam berupa senyawa , selanjutnya menjadi nitrogen bebas  (lihat gambar. 2). Memang ada tumbuhan tertentu yang dapat mengikat langsung nitrogen (N2), yaitu tumbuhan legum, misalnya kacang, kapri, dan semanggi.
Keterangan:
1)      Pada akar tinggi tumbuhan legun terdapat bakteri tertentu yang dapat mengikat N2 bebas dari atmosfer untuk di ubah menjadi protein nabati. (1a) N2 melalui loncatan listrik dalam kilat, sederet reaksi kimia mengubah N2 menjadi asam nitrat, HNO3.
2)      Perusakan protein nabati dan hewani mengakibatkan pembentukan amonia.
3)      Dan (4) berturut-turut mengubah amonia menjadi nitrat.
4)      Dari nitrat kembali ke protein hewani dan nabati.
5)      Bakteri tertentu dapat mengubah nitrat menjadi unsur nitrogen (N2) yang kembali ke atmosfer.

3.      Karbon
Karbon adalah unsur non logam yang terdapat dalam golongan IVA dan periode 2 sistem periodic unsur-unsur. Karbon di temukan dalam bentuk unsur maupun senyawa. Dalam bentuk senyawa, misalnya hidrokarbon, proten, lemak, dan senyawa organic lainnya. Dalam bentuk unsur, karbon terdapat dalam 2 bentuk alotropi karena keduanya terbentuk dari  atom karbon dengan struktur yang berbeda
Intan adalah padatan yang paling keras, bening, dan sangat mengkilap kalau basah. Ikatan kopalen antara atom-atom C pada intan membentuk struktur ruang tetrahedral yang masing –masing atom C terikat dengan kovalen pada pada 4 atom karbon lain dan ikatan ini sangat kuat. Oleh karena itu , intan sangat keras dan digunakan untuk memotong , mengasah dan member. Titik leleh intan sangat tinggi, yaitu 4827ºC.
Grafit adalah zat hitam padat yang jauh lebih lunak dibandingkan intan. Struktur ruang grafit berlapis lapis dan hal itu menyebabkan lapisan tersebut dapat begerak. Itulah sebabnya grafit digunakan sebagai pelumas dan mata pensil. terlihat bahwa grafit mempunyai ikatan rangkap 2 dan tunggal berselang seling (tunggal dan rangkap saling bergantian ) dalam setiap lapisannya. Oleh karena itu electron dapat berpindah dengan mudah dari rangkap ketunggal, ke rangkap lagi, ke tunggal lagi dan seterusnya sehingga dapat menghantar listrik. Itulah sebabnya, grafit digunakan sebagai batang elektroda pada baterai.
Sebagai tambahan pada modifikasi grafit dan intan , karbon dapat diperoleh dalam berbagai bentuk yang dikenal sebagai karbon amorf, meliputi kokas, arang, dan karbon black. Karbon amorf sebagaian besar mengandung grafit dengan kristal mika.
Batu bara adalah deposit karbon yang terbentuk jutaan tahun lalu dari pelapukan fosil tumbuhan. Jika batu bara di panaskan tampa udara, berbagai zat yang mudah menguap (volatile) akan dikeluarkan, akhirnya tinggal resedu dengan kadar karbon tinggi yang dikenal kokas.
Pembakaran kayu atau bahan organic lain dipanaskan tampa udara (oksigen sangat terbatas ) maka akan terbentuk arang. Jika arang ini di panaskan pada suhu 800 C dihasilkan karbon aktif. Pembakaran tidak sempurna ( oksigen terbatas ) gas alam akan menghasilkan nyala berasap. Asap ini dapat di simpan sebagai jelaga halus yang di sebut karbon black.
Karbon yang paling murni diperoleh melalui pemanasan gula pasir (sukrosa) tanpa udara.
C12H22O11(s) à 12C(S) + 11H2O(g)
 Sebelum membahas penggunaan karbon dan senyawa kanbon, kita akan membahas sedikit tentang intan yang dapat di ubah menjadi grafit dan sebaliknya, grafit dapat di ubah menjadi intan. Hal itu mungkin agak sukar dipercaya. Pada diagram fase karbon (diagram tidak di berikan di sini ) bahwa pada kondisi 1 atm, 298 K bentuk karbon adalah grafit, itu berarti grafit adalah bentuk yang paling mantap dari karbon. Pada diagram menunjukan intan ada pada daerah dengan tekanan yang lebi tinggi. Dari sinilah dasar pemikiran bahwa grafit dapat di ubah menjadi intan dengan menaikan tekanan ke yang lebih tinggi. Kondisi yang ada di bumi untuk menciptakan intan alami mungkin mirip dengan kondisi yang sekarang untuk menciptakan intan buatan di labolatorium , yaitu dengan tekanan 5.000-100.000 atm dan suhu 1.200-2.400 K, dengan bantuan katalis. Jadi, iklan yang mengatakan, “ Intan adalah abadi ” ternyata tidak sepenuhnya benar.

a.      Kenggunaan Unsur Karbon
1)      Penggunaan Grafit
a)      Sebagai katode pada batrai dan proses elektrolisis
b)      Untuk membuat pensil
c)      Sebagai pelumas kering atau bentuk suspensi dalam minyak
2)      Penggunaan Intan
Digunakan untuk perhiasan alat pemotong misalnya pemotong kaca, roda pengasah (gerinda);dan mata bor
3)      Penggunaan Kokas
Sebagai redactor pada proses metalurgi pengolahan bijih logam menjadi logam
4)      Penggunaan Karbon Black
a)      sebagai pigmen dalam tinta cetak dan pewarna polimer
b)      sebagai pengisi dalam ban karet
5)      Penggunaan Karbon aktif
      Sifat istimewa karbon aktif adalah kemampuannya untuk mengabsorpsi (menyarap)senyawa-senyawa dari larutan atau dari gas.
Kegunaan Karbon Aktif :
a.       untuk membuat masker gas karena karbon aktif dapat menyerap gas-gas berbahaya
b.      untuk menghilangkan zat warna pada pengolahan gula zat pasir
c.       untuk menyembuhkan sakit perut
d.      untuk menghilangkan zat warna dalam pengolahan air minum
6)      Penggunaan Batu bara
e.       Sebagai bahan bakar, baik untuk keperluan rumah tangga maupun industri. PLTU (pembangkit listrik tenaga uap) memakai batu bara sebagai bahan bakar untuk memanaskan air sampai menjadi uap.
f.       untuk menghasilkan kokas
g.      untuk menghasilkan gas alam sintetis
h.      untuk membuat bahan bakar cair
i.        untuk membuat methanol

b.      Penggunaan Senyawa Karbon
1)      Karbon Organik
Senyawa karbon organic sangat banyak dan kegunaannya hampir di seluruh asfek kehidupan. Jaringan tubuh mahluk hidup (hewan dan tumbuhan) sebagian besar adalah senyawa karbon organic, misalnya protein, karbohidrat,lemak, dan vtamin.
2)      Karbon Anorganik
a)      Karbon monoksida (CO)
Jika karbon di bakar dengan udara terbatas maka terjadi
C(s) + O2(g) à CO(g)
Kegunaan CO
1)      Sebagai reduktor pada pengolahan logam, misalnya dalam pengolahan dalam bijih besi menjadi besi. Dalam tanur, kokas terbakar menjadi CO
            Fe2O3(s) + 3CO(g) à Fe(i) + 3CO
Bijih besi                     besi     
2)      Untuk membuat methanol
CO(g) + 2H2(g) à CH3OH(i)
Methanol

b)      Karbon dioksida (CO2)
1)      Untuk membuat es kering (dry ice),yatu karbon dioksida padat yang di gunakan sebagai pendingin.
2)      Untuk memadamkan kebakaran
Tabung pemadam kebakaran berisi CO2 cair dengan tekanan  60 atm. Jika katupnya dilepas maka CO2 cair akan langsung menjadi gas dan menghalangi oksigen masuk ke lokasi yang sedang terbakar sehingga api padam.
      Untuk minum bersoda, misalnya caca cola
c)      Natrium Hidrogen karbonat (NaHCO3)
NaHCO3 juga sering disebut natrium bikarbonat yang dalam sehari-hari disebut soda kue yang di gunakan sebagai pengembang adonan. NaHCO3 dengan campuran zat lain yang menghasilkan CO(g)jika dipanaskan. CO2 inilah yang mengambangkan adonan.
d)     Natrium Karbonat ( Na2CO3)
1)      Bahan pembuat kaca 
2)      Bahan pembuat natrium silikst yang di gunakan untuk pembuatan kertas, proteksi logam, dan detergen.
3)      Untuk menghilangkan kesadahan air.  
             
4.      Fosfor
Di alam, fosfor temasuk peringkat ke sepuluh dalam kelimpahan unsur. Fosfor terdapat sebagai fosfat dalam berbagai mineral. Mineral terpenting adalah fluoroapatit,2Ca3(PO4)2.CaF2.
Pada suhu biasa fosfor mempunyai beberapa bentuk alotrop, yaitu fosfor putih, fosfor merah,dan fosfor hitam. Fosfor putih bersifat lunak (seperti lilin ), titik leleh rendah (44,1 C),sangat relatif (menyala sepontan bila bersinggungan dengan udara ), tidak larut dalam air, larutan dalam CS2, sangat beracun, dan bahan fosferesen yang berpendar dalam gelap. Jika fosfor putih dipanaskan sampai 400 ºC akan berubah menjadi fosfor merah. Fosfor merah merupakan serbuk merah coklat, kurang reaktif, dan relatif tidak beracun.
Senyawa – senyawa fosfor yang terdapat di alam yaitu:
a.       Apatik : mengandung Cq3(PO4)2 ,CaCl2 ,dan CaF2 ;
b.      Fosforit : kalsium fosfat dalam tulang binatang menyusui.
a.      Pengolahan Fosfor
Fosfor dibuat dalam jumlah yang besar dengan reaksi antara fosfat, pasir, dan kokas yang di panaskan dalam tanur listrik dengan reaksi:
2Ca3 (PO4)2(s) + 6SiO2(s) à 6CaSiO3(s) + P4O10(s)
P4O10(s) + 10C(s) à 10CO(g) + P4(g)

Fosfor yang terjadi adalah fosfor kuning (putih). Fosfor merah dihasilkan dari pemanasan fosfor kuning pada 250ºC
Fosfor kuning merupakan zat padat, racun kuat, larur dalam CS2, bereaksi dengan oksigen, bersinar dalam ruang gelap. Fosfor kuning harus disimpan dalam air. Fosfor merah merupakan serbuk merah coklat, tidak beracun, tidak larut dalam CS2, sukar bereaksi dengan gas oksigen, dapat terbakar sendiri pada 2600C, dalam ruangan gelap tidak bersinar.
Fosfor kuning digunakan unutk pembuatan P2O5, senyawa-senyawa klorida bromida juga untuk pembuatan fosfor. Fosfor merah dicampur demngan Sb2O3 digunakan untuk melapis kertas gosok korek api . Kepala batang korek api terdiri dari campuran KClO3, Sb2S3,perekat, belerang, serbuk kaca, sedangkan batangnya dicelup dalam paraffin.

b.      Asam Fosfat
Asam fosfat dihasilkan dalam pabrik fosfor dari uap fosfor dengan air.
P4(g) + 10H2O(g) à 2P2O5(g) + 10H2(g)
2P2O5(g) + 6H2O(g) à 4H3PO4(aq)
Garam fosfat dihasilkan dari fosforit dan asam sulfat berlebih dgn reaksi :
Ca3(PO4)2(s) + H2SO4(aq) à 3CaSO4(s) + 2CaHPO4(s)
Ca3(PO4)2(s) + 2H2SO4(aq) à 2CaSO4(s) + Ca(H2PO4)2(s)
Super fosfat
Garam fosfat digunakan untuk pupuk.
5.      Iodin
Iodin terdapat pada golongan VIIA sistem periodik unsur – unsur, iodin termasuk unsur nonlogam, berbentuk padat pada suhu kamar, berwarna hitam dan mudah menyublim
Iodin tidak dijumpai dalam kedaan bebas di alam. Iodin terdapat dalam sendawa cili NaNO3 yang mengandung NaIO3 sekitar 0,2%

a.      Pembuatan Iodin
1)      2NaIO3(aq) + 5NaHSO3(aq) à I2(aq) + 3NaHSO4(aq) + H2O(i). Iodin yang terbentuk dimurnikan dengan cara sublimasi
2)      iodin dapat diperoleh dengan mengekstrasi larutan iodida dari gangguna laut. Larutan iodida ini kemudian dioksidasi dengan gas klorin dan diperoleh iodin
3)      2I + Cl2 à 2Cl + I2

b.      Penggunaan Unsur Iodin
1)      sebagai antiseptik, seperti iodium tinkur (I2 dalam alkohol)
2)      bahan dasar pembuatan senyawa iodin

c.       Penggunaan senyawa iodin
1)      mencegah penyakit gondok
2)      sebagai indikator, untuk menguji apakah ada amilum dalam suatu larutan (campuran). Jika ada amilum ketika larutan dipanaskan kemudian ditambah iodin maka larutan menjadi biru
3)      Agl untuk fotografi

Google+ Badge

 
Valid HTML 5 W3C